Ratusan Massa Aksi Fraksi Kembali Lakukan Demonstrasi, DPRD Touna Akhirnya Berikan Data Penggunaan Dana Covid-19

Ratusan Massa Aksi Fraksi Kembali Lakukan Demonstrasi, DPRD Touna Akhirnya Berikan Data Penggunaan Dana Covid-19
Aksi demonstrasi yang dilakukan Fraksi

TOUNA - Dua ratusan lebih masa aksi yang tergabung dari beberapa unsur mahasiswa, aktivis kemanusiaan dan Masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una kembali melakukan demonstrasi di gedung DPRD Touna, (15/06/2021).

Sebelumnya Front Rakyat Anti Korupsi ini telah melakukan unjuk rasa penuntutan terhadap pihak DPRD untuk memberikan data dan rekomendasi yang terkait dengan dana penanggulangan covid-19, namun hasil yang di dapatkan nihil karena alasan tidak qorumnya DPRD untuk melakukan paripurna.

Dalam aksi itu, Front Rakyat Anti Korupsi (Fraksi) sempat terlibat gesekan dengan SatPol PP, hal itu menurut Korlap, Charly J Pangemanan terjadi karena massa aksi yang ingin menyaksikan paripurna di halang halangi oleh Sat Pol PP.

"Kemarin Fraksi yang ingin menyaksikan paripurna di halang-halangi oleh Sat Pol PP sehingga mengakibatkan gesekan antara pol pp dan masa aksi, setelah sampai di dalam ternyata hari itu DPRD tidak juga melaksanakan paripurna dengan alasannya lagi kalau ketua tim pansus Covid-19 Jamal djuraejo dan ketua DPRD Mahmud Lahay sedang sakit, " kata Charly kepada awak media.

Atas kejadian itu, Charly mengatakan bahwa dugaan Fraksi semakin kuat kalau di dalam kubu DPRD sendiri telah bermain kongkalikong (ada yang ditutup-tutupi, red).

"Marahnya Fraksi tidak dapat dibendung lagi karena sudah berkali-kali dibohongi oleh pihak DPRD sehingga masa Fraksi memaksa masuk dan duduki kantor dewan itu sampai dengan diberikannya data dana penanggulangan Covid-19 disemua OPD terkait, " tandas Charly.

Pihak DPRD tidak bisa meredup tujuan Front itu, karena hilangnya kepercayaan kepada Dewan Perwakilan, mereka terus mendesak untuk tetap memberikan data.

Setelah beberapa waktu, pihak DPRD kemudian meminta 25 orang perwakilan Front untuk melakukan diskusi di dalam gedung tersebut. 

Didalam ruangan, perwakilan Fraksi tetap melakukan desakan tanpa ada kompromi apa-apa dengan dewan perwakilan rakyat itu. 

Dipenghujung diskusi, akhirnya pihak DPRD pun menyerahkan data penggunaan dana covid kepada Front Rakyat Anti Korupsi. (ep)

Sulteng Touna
Eko Prasetyo

Eko Prasetyo

Previous Article

Momentum Hari Buruh dan Pendidikan, Gemuruh...

Related Posts